Home → Waspada Gigitan Nyamuk Berdampak Bahaya Malaria

Waspada Gigitan Nyamuk Berdampak Bahaya Malaria

Sunday, December 21, 2014

Waspada Gigitan Nyamuk Berdampak Bahaya Malaria


Waspada gigitan nyamuk berdampak bahaya malaria - Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Nyamuk yang dapat menularkan penyakit ini bernama Anopheles. Seseorang yang terserang gigitan nyamuk ini perlu waspada karena pada saat menggigit seseorang nyamuk ini membawa parasit plasmodium kemudian menyebarkannya melalui peredaran darah. Malaria adalah penyakit berbahaya yang harus diwaspdai karena dapat menyebabkan kematian. Penyebaran penyakit malaria ini tidak hanya melalui gigitan nyamuk tetapi juga dapat menyebar melalui beberapa hal seperti transfusi darah, transplantasi organ dan jarum suntik yang sudah terkontaminasi, serta ibu hamil juga dapat menularkan penyakit ini kepada bayinya.


Penyebab penyakit malaria adalah parasit yang merupakan golongan plasmodium. Perantara utama yang menjadi penyebar penyakit ini ialah nyamuk Anopheles betina. Nyamuk ini terinfeksi oleh parasit plasmodium dari gigitan yang dilakukan terhadap seseorang yang sudah terinfeksi parasit tersebut.


Terdapat dua jenis gejala penyakit malaria, yaitu:

1.    Gejala Penyakit Malaria Ringan
Seseorang yang terkena penyakit malaria akan mengalami demam dan menggigil, sakit kepala, mual-mual, muntah, diare, terasa nyeri pada otot dan pegal-pegal. Pada gejala malaria ringan, dapat dibagi menjadi 3 stadium yaitu stadium dingin, stadium demam dan stadium berkeringat. Pada saat stadium dingin, penderita akan merasa kedinginan dan menggigil yang luar biasa, denyut nadi terasa semakin cepat namun lemah, bibir dan jari terlihat kebiruan, kulit kering, muntah-muntah yang terjadi kurang lebih 15 menit hingga 1 jam. Sedangkan pada saat stadium demam, penderita akan merasa panas, muka merah, kulit kering, muntah dan kepala rasanya sangat sakit. Suhu tubuh biasanya mencapai 40 derajat celcius atau lebih. Akibat suhu tubuh yang sangat tinggi, penerita akan mengalami kejang-kejang. Gejala ini berlangsung biasanya 2 hingga 4 jam lebih. Stadium berkeringat yaitu pengidap penyakit malaria ini selalu berkeringat, suhu tubuh dibawah rata-rata sehingga menyebabkan suhu tubuh menjadi dingin. Karena sering berkeringat, biasanya sering merasakan haus dan kondisi tubuh sangat lemah.
2.    Gejala Penyakit Malaria Berat
Gejala awal seseorang terserang malaria adalah tubuuh terasa sangat lemah sekali. Malaria berat dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan laboratorium sendian darah tepi. Gejala lain yaitu tidak sadarkan diri kadang hingga koma, sering mengigau, tidak dapat mengontrol pembicaraan, kejang-kejang, suhu tubuh sangat tinggi, dehidrasi, nafas cepat (terengah-engah) dan sesak nafas

Pencegahan penyakit malaria

Seperti yang kita ketahui, persebaran penyakit malaria ini disebarkan oleh nyamuk. Kebersihan diri dan lingkungan sekitar adalah kunci utama untuk mencegah perkembang biakan nyamuk secara cepat. Bila anda terpaksa berada dalam tempat atau lingkungan yang terkenal sebagai timbulnya penyakit malaria, cegahlah dengan cara meminum obat Klorokuin. Obat ini berfungsi untuk mencegah masuknya parasit plasmodium falciparum ke dalam tubuh.

Ada dua cara yang disaran yaitu cara modern dan tradisional. Cara Modern merupakan cara pengobatan dengan cara medis. Apabila seseorang mengalami gejala-gejala sesuai paparan diatas, segera konsultasikan ke dokter ahli penyakit malaria. Cara tradisional merupakan cara pengobatan penyakit malaria dengan cara menggunakan bahan-bahan alami sebagai obat. Bahan alami yang disarankan yaitu daun pepaya. Cara pengolahannya yaitu siapkan beberapa lembar daun papaya kemudian rebus. Setelah mendidih, angkat dan buang daunnya dan minum secara teratur airnya 3 kali sehari. Minum hingga dirasa sudah sembuh, selamat mencoba.


Tag »